ReviewReviewReviewReviewKingdom of HeavenMay 10, '05 4:39 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Drama
Historical Drama

Film yg disutradarai Ridley Scott yg sukses membesut 'Gladiator' menjadi film yg ciamik.
Dibintangi Orlando Bloom sebagai Balian Sang Pandai Besi
Liam Neeson sbagai Lord Godfrey of Ibelin ayah Balian
Jeremy Irons sbagai Lord Tiberias
Eva Green sbagai Sybilla adik Raja Jerusalem
Marton Csokas sebagai Guy de Lusignan
Ghassan Massoud sbagai Sultan Salahuddin (Saladin) from Damascus
Khaled El Nabaoui sbagai Mullah
Berseting masa Perang Salib yg memasuki Abad ke 12 di Jerusalem.
Saat itu Jerusalem telah dikuasai oleh pasukan Salib yg dipimpin oleh seorang raja yg menderita penyakit kusta namun di masa-masa akhir kepemimpinannya menemukan kedewasaan pencariannya akan kebenaran dengan ingin membuat Jerusalem sebagai Kingdom of Concious, Kingdom of Heaven.
Kingdom of Heaven dimana Hati Nurani dan Logika menjadi panglima.
Kota yang tak lagi dikomandani oleh Kebencian dan Permusuhan atas nama agama.

Jerusalem adalah pusat peradaban agama samawi yg berhulu pada Ibrahim.
Mulai dari agama Yahudi, agama Nasrani dan agama Islam memiliki artefak dan simbol kesuciannya di tempat itu. Tembok Ratapan, Lokasi Yesus disalibkan, dan lokasi Masjidil Aqsa berada.

Raja Jerusalem ingin membangun Kota Suci yang teraman di seluruh dunia.
Setiap pemeluk agama dipersilakan berziarah dengan bekal keyakinannya masing-masing sepanjang tidak saling mengganggu dan membuat kekacauan.
Hidup berdampingan dengan damai...

Raja ini mengadakan perjanjian perdamaian dengan kekuatan Islam yg sangat powerful di Asia Tengah saat itu yg berpusat di Damaskus Turki dan dipimpin oleh Sultan sekaligus Panglima Perang Salahuddin (Saladin)

Namun dalam setiap kelompok selalu saja ada yg sangat Fanatic, Extrem, Sektarian, Intoleran, dan menyerukan bahwa 'membunuh Kafir' bukan sebuah Dosa.
Kelompok yg dikomandani oleh Guy de Lusignan inilah yg merongrong kekuasaan dan kewibawaan Raja Jerusalem.
Semangat kelompok ini adalah segera menghabisi kekuatan Islam dimana pun berada

Lord Godfrey dan anaknya Belian berada di tengah intrik dan konflik ini.
Mereka adalah Ksatria yg disumpah untuk melindungi Raja dan seluruh rakyat Jerusalem.

Dari Kebingungan akan Keberpihakkan inilah Cerita yg sebenernya berawal.
'What Are We Fighting For ?'
Apa yg sebenernya sdang diperjuangkan dengan nyawa ribuan orang di peperangan ini?
Klaim Kebenaran? Atas nama Otoritas Tuhan? Lembaga Agama? ataukah ternyata ini semua hanya soal Kekuasaan, Harta dan Tanah belaka?

Dibumbui intrik dan perselingkuhan khas film Holywood antara Sybilla dan Balian menjadikan film ini sedikit 'ternoda'

Tapi permainan peran Lord Godfrey, Lord Tiberias, Guy de Lusignan serta Sultan Salahuddin benar2 memikat. Sangat berkarakter.

Dari sisi jalan cerita pun cukup menarik. Film ini bisa mengambil 'angle' yg sedikit berbeda dan khas serta sedikit melawan mainstream film2 Hollywood pada umumnya. Terlebih jika menyangkut 'image' Islam.

Pesan Moralnya pun cukup dalam. Bahwa Hati Nurani dan Akal Sehat tak boleh dikesampingkan begitu saja sehingga tidak terjebak dalam Euphoria Fanatisme yg sangat Tricky dan Menipu Manusia.

Sebagai Hiburan, film ini mampu menyedot perhatian penonton dari awal sampai akhir.

A Very Good & Recommended Film.

*pas nonton ini awalnya saya agak under-estimate tapi puas banget pas selesai*


20 CommentsChronological   Reverse   Threaded
pujay wrote on May 10, '05
*ngacay mode on*
myshant wrote on May 10, '05
jadi tambah penasaran, baca di blog-nya adhitya katanya bagus bangets
kata pacar temenku yg nomat kemaren katanya keren juga
ntar mau nomat hari senen depan ah ...
purpleorchid wrote on May 10, '05, edited on May 10, '05
Stuju abizz..dari awal hingga akhir its just so amazing, pesan moralnya juga ndalem lho! and I have an article about the truth behind the Kingdom of Heaven story, I will share it later:O)
agungks wrote on May 10, '05
Tak melu nonton ah....

Semenjak empire dan regent terbakar aku jadi jarang ke bioskop. Mungkin dengan Kingdom of Heaven aku bisa memulai kembali hobi lama.
pyng wrote on May 10, '05
ReviewReviewReviewReview
pilemnya memiliki makna yang cukup bagus.... =)
yg maen jg keren...
trus raja yg meninggal itu mirip ama mas iwan loh... wakakkaka
latief wrote on May 10, '05
jadi pengen nonton pak iwan
iwan95 wrote on May 10, '05
Stuju abizz..dari awal hingga akhir its just so amazing, pesan moralnya juga ndalem lho! and I have an article about the truth behind the Kingdom of Heaven story, I will share it later:O)
OK deh ditunggu bangged ya artikelnya =)) biar makin ngerti sejarah :)
jangan lupa di link ke sini :P
iwan95 wrote on May 10, '05
pyng said
pilemnya memiliki makna yang cukup bagus.... =)
yg maen jg keren...
trus raja yg meninggal itu mirip ama mas iwan loh... wakakkaka
heheheh siwalan lo ye =))
cetakan topengnya emang ngambil dari mukaku sih
tapi dalemnya tauk deh ? heheh...;P
pyng wrote on May 11, '05
iwan95 said
heheheh siwalan lo ye =))
cetakan topengnya emang ngambil dari mukaku sih
tapi dalemnya tauk deh ? heheh...;P
benerrrr...cetakan topengnya emang mengadaptasi dwari wajahnya mas iwan, tapi dalamnya itu bahkan persis dengan wajahnya mas iwan, cuman beda tahi lalat doang... wakakka
wakiltuhan wrote on May 11, '05
kalo bisa kirimin dong filemnya ke e-mail gw, jd pengen liat nich.
ni e-mail gw wakil_tuhan@yahoo.com atu langsung aja di sini OK !!!
nisy wrote on May 11, '05
ReviewReviewReviewReview
it is a great movie..i've just watch it yesterday...ceritanya ngak 'bias' pada satu agama....di olah dengan bagus....memberi gambaran sebenar tentang orang islam bukan seperti yang sering digembar gemburkan oleh amerika yang sering kaitkan islam dengan terorrist .....
purpleorchid wrote on May 11, '05
iwan95 said
OK deh ditunggu bangged ya artikelnya =)) biar makin ngerti sejarah :)
gawtama wrote on May 16, '05
kebetulan gw juga baru nonton film ini kemarin... keren, menggugah dan juga gak bikin ngantuk... ha ha ha, soalnya gw kebiasaan tidur kalo di dalem 21...
surya23 wrote on May 24, '05, edited on May 24, '05
ReviewReviewReviewReview
Setuju kalo film ini film yang bagus. Cuman, gw nontonnya agak sedikit berkerut2; maklum nontonnya di vcd, yg teks Indo-nya iriiiiiitttt bgt, so nontonnya pun sampe 2 kali hehehe

Film besutan Ridley Scott ini coba mengambil hati pemerhati film dan pemirsa pada khususnya ('pasar' pada umumnya) dg mengambil 'jalan tengah' yaitu tidak menyudutkan pihak/agama manapun, meski latar belakangnya terkait dg idealisme agama.
Justru ada 'sedikit' pengakuan barat akan eksistensi dan superioritas Islam, disamping ada rasa hormat dan menghargai dari masing2 pihak; yg dicontohkan saat Bellien mengucapkan 'walaikumussalam' dan rasa hormat Islam terhadap Kristen yang diwakili oleh Salahudin saat menegakkan salib yang jatuh.

Apakah realitas yg ada di Jerusalem sekarang bisa 'berkaca' pada film ini? I doubt about it
agustianwar wrote on Mar 2, '06
Good movie and good review lah. Mas Surya di atas juga menyimpulkannya dengan pas, dengan tanda tanya, tentunya: yang di Jarussalem sekarang memetik pelajaran atau tidak? Salam, Anwar.
iwan95 wrote on Mar 2, '06
nisy said
it is a great movie..i've just watch it yesterday...ceritanya ngak 'bias' pada satu agama....di olah dengan bagus....memberi gambaran sebenar tentang orang islam bukan seperti yang sering digembar gemburkan oleh amerika yang sering kaitkan islam dengan terorrist .....
Yupe :) Nice review of you Nisy :)
iwan95 wrote on Mar 2, '06
gawtama said
kebetulan gw juga baru nonton film ini kemarin... keren, menggugah dan juga gak bikin ngantuk... ha ha ha, soalnya gw kebiasaan tidur kalo di dalem 21...
wah baru ngeh ada mas Gaw nge-reply disini :)
yowes, kapan2 nonton film 'bermutu' lagi yuk mas :)
iwan95 wrote on Mar 2, '06
Good movie and good review lah. Mas Surya di atas juga menyimpulkannya dengan pas, dengan tanda tanya, tentunya: yang di Jarussalem sekarang memetik pelajaran atau tidak? Salam, Anwar.
wah pertanyaannya 'kena' juga nih mas :)
di Indonesia gimana ya? :)
adhiarza wrote on Mar 16, '06
Filmnya bagus sih, tapi kayaknya perlu nonton juga yang versi arabnya.... ada loh...!!!
Yang namanya film yg diambil dari sejarah sepertinya harus dari sumber yang paling baik, jadi mungkin kita bisa ambil hikmah dan pesan dari film itu, tetapi jangan mentah-mentah mengambil gambaran ttg perang salib dari film itu.
iwan95 wrote on Mar 16, '06
Yang namanya film yg diambil dari sejarah sepertinya harus dari sumber yang paling baik, jadi mungkin kita bisa ambil hikmah dan pesan dari film itu
Iya Bang, namanya manusia yg punya kepentingan (politisasi) emang paling suka 'melintir' sejarah...
Pelajari Both Sides of Story kayaknya jalan tengah paling obyektif...
Thanx bang :)
Add a Comment
How would you rate this movie? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help