| |
 | Teman | Dec 20, '06 7:23 AM for everyone |
Teman. Satu kata yang multi intepretasi. Masing-masing orang punya definisi yg berbeda tentang makna kata ’Teman’ Konsep ’teman’ di benak saya pada mulanya adalah seseorang yg selalu setia kemana pun saya pergi. Seseorang yang selalu sependapat dengan pendapat saya. Seseorang yang akan selalu membela dan menyelamatkan saya ketika dalam bahaya. Dan tentu saja tidak berkhianat. Dan konsep itu juga berlaku sebaliknya pada saya. Saya merasa belum menjadi ’teman’ seseorang ketika saya tak mampu berlaku setia, selalu meng-amini pendapatnya, selalu membela dan menyelamatkannya ketika ia dalam bahaya (bahkan tak peduli apakah ia dalam posisi benar atau salah sekalipun) Konsep tersebut bertahan cukup lama dalam alam pikiran saya. Kemudian seiring waktu mengalami sedikit pergeseran perlahan tanpa saya sadari. ’Teman’ bagi saya kemudian menjadi seseorang yang selalu siap dijadikan tempat berkeluh kesah, tempat berbagi dalam suka & duka, tempat menceritakan ide-ide gila, tempat melontarkan harapan-harapan masa depan, bahkan menjadi tempat kita menitipkan rahasia-rahasia pribadi saya. Konsep ’Teman adalah Segalanya’ juga menghinggapi alam pikiran saya. Memiliki teman sebanyak-banyaknya adalah obsesi saya. Namun untuk mengejar obsesi tersebut juga memiliki konsekuensi logis, yaitu tidak sanggup berlaku adil dan jujur kepada hati nurani saya. Ketika ada seorang teman berbuat kesalahan kepada teman yang lain, saya tak sanggup untuk mengingatkan/menegur degan cara terbaik terhadap kesalahannya itu. Hal ini bisa terjadi karena saya terlalu takut kehilangan teman. Saya berpikir ”Jika saya menegurnya jangan-jangan nanti ia akan berbalik memusuhi saya, dan pada gilirannya saya akan memiliki musuh yang besar kemungkinan akan bertambah jumlahnya”. Saya merasa amat sangat sedih dan teramat susah tidur ketika mengetahui ada satu saja orang yg memusuhi saya, terlebih dia sebelumnya adalah orang yang saya anggap ’teman’ saya. Alhasil, dalam dunia ’pertemanan’ saya tumbuh menjadi pribadi yang terlalu akomodatif dan serba maklum terhadap semua sikap/perilaku teman bahkan tak jarang menjadi orang yang tak berprinsip. (atau jangan-jangan prinsip saya waktu itu adalah ya itu tadi, teman adalah segalanya di atas kebenaran itu sendiri). Dan bisa jadi ada beberapa orang yang kemudian menganggap saya telah berkhianat kepadanya karena saya hanya bisa diam ketika ia disakiti oleh teman saya yang lain. Pendeknya, rasa takut dimusuhi dan kehilangan teman menjadikan saya buta akan nilai-nilai kebenaran yang seharusnya diletakkan pada prioritas utama. Saya menjadi seorang pengecut untuk berkata benar sesuai fakta. Bahkan terlalu pengecut untuk menjadi saksi dari kezaliman yang terjadi di depan mata saya sendiri. Sampai Akhirnya.... Berbagai peristiwa hidup membuat saya terus belajar dan berusaha mencari hikmah dibaliknya walau seringkali terlalu mahal harganya. Teman & Musuh dalam Hidup adalah Keniscayaan. Bagi anda yang percaya konsep adanya mahluk Tuhan bernama Setan (kata ’Setan’ ini lebih tepat sebagai kata yang menunjukkan PERAN untuk membujuk manusia ke jalan keburukan, karena Setan bisa berujud jin maupun manusia) maka pasti akan meyakini pula bahwa orang yang dicintai Tuhan adalah orang yang sangat dimusuhi Setan dan sebaliknya. Dan selalu terbuka kemungkinan bahwa orang-orang yang selama ini kita anggap ’teman’ sesungguhnya telah menjalankan peran-peran ’setan’ dalam mempengaruhi kita. Juga sebaliknya, kita sendiri bisa jadi memainkan peran ’setan’ kepada teman-teman kita. Kemudian saat ini, saya mendefinisikan teman adalah seseorang yang ketika berinteraksi dengannya (atau dalam beberapa kasus bahkan hanya cukup dengan mengingatnya) membuat kita kembali mengingat Tujuan Besar Hidup kita di dunia ini. Dan terbuka peluang bagi kita untuk berbuat sebaliknya kepadanya. Bagi anda yg percaya Tuhan, percaya Kehidupan Setelah Mati, percaya Konsep Dosa & Pahala maka teman yg baik adalah orang yg ketika berinteraksi dengannya akan membawa anda kembali ke pertanyaan dasar tentang Hakikat Hidup dan Kehidupan anda. Pertanyaan-pertanyaan dasar seperti; "Untuk apa aku harus hidup?", "Mengapa hidupku harus seperti ini?" mungkin akan menjadi trigger/pemicu untuk kembali menggali makna sejati tentang Hidup dan Kehidupan Diri. Dengan definisi ‘Teman’ yang terakhir ini Insya Allah akan menjadi rangkuman dari definisi-definisi saya tentang ’Teman’ sebelumnya. Artinya, ketika saya memutuskan berteman dengan seseorang yang saya duga sebagai orang yang menularkan ‘virus’ ketaatan pada Tuhan yang saya yakini (beserta segala konsekuensi dari keyakinan tersebut) maka paling tidak orang tersebut minimal juga akan berlaku amanah terhadap ‘pertemanan’ kami. Insya Allah pertemanan atas dasar sebuah IDE yang lebih HAKIKI akan lebih immortal atau abadi. ‘Teman’ seperti ini Insya Allah juga akan ikut merasa sakit ketika kita disakiti, ikut bahagia ketika kita berbahagia, lebih setia dalam menjaga rahasia-rahasia kita, lebih berani membela ketika kita dalam bahaya. Dan setidaknya ia tak kan berkhianat.
 | teman? kenalan kita sahabat? orang yang bisa berbagi tawa dan tangis sepertinya begitu....:)0 |
 | Kata "teman" itu emang banyak artinya sesuai denga bagai mana "teman" juga banyak ragamnya ! Mudah2an "pertemanan" kita di EmPe adalah teman yg bisa saling berbagi wawasan pengetahuan dan membuat jalinan persaudaraan yang indah ya kan k'Iwan..... :)))))))) |
 | teman-temanku adalah saudara-saudaraku...
IWANNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNNN... apa kabarrrrrrrrrrrrrrrrrrrr? kangennnnnnnnnnnnn... >:D<
gila ih, gue udah lama bgt ga ketemuan sama anak2 mp.. kalo gue arrange makan siang di ambas pada mau ga yah? |
 | Bagiku pribadi, pengertian teman adalah yang cakupannya lebih luas. kita bisa berteman dengan siapa saja. haha hihi lebih seringnya.
Tapi untuk hal-hal tertentu yang seperti ditulis diatas. aku lebih suka mempunyai sahabat. dan tentu saja jumlahnya lebih sedikit. karena lebih bisa saling mengerti entah itu harus diutarakan atau tidak..
Thanks udah jadi sahabatku boss :)
|
 | Mas Iwaaaaaaaan, apa kabaaaaaaaaaar ^_^ Huihihihihi, kangen tau ^_^
Sekalinya muncul, perenungannya sholih bener :-)
Teman buatku adalah sahabat mengisi hari, saling berbagi, saling mengingatkan, bisa seagama, bisa enggak :-) Yang penting saling support dan membesarkan ^_^ |
 | pujay wrote on Dec 20, '06 Aku sih masa bodo mau dianggap apa sama orang orang, mo nganggep aku temen, sahabat, apalah , yg penting apa yg ada dihati aku aja kamu n kamu adalah salah satu teman dekat aku. malah kamu sih dah kuanggep adik sendiri :)
kamu masih utang makan makan sama nonton ama aku wan hehehehe *OOT ya* hiihihihihihiihi |
 | Mah, aku juga tetep dianggap anak kan :-) |
 | pujay wrote on Dec 20, '06 Mah, aku juga tetep dianggap anak kan :-)  dianggep dianggep asal temuin dulu aku ama bapaknya itu lhoooo *wink wink* |
 | teman adalah seseorang yang membuat kita berani mengatakan kebenaran... |
 | pujay wrote on Dec 20, '06 wah kalo utang masih inget juga yakk? ;P Ok deh, insya Allah bareng ama temen2 ya :)  udah default inget sama piutang, tapi lupa ama utang... asyik asyik asyik mo ditraktir ama iwan hehhehe ya iyalah waaaaaaaaan gila apa jalan ama suami orang berduaan :)) |
 | pujay wrote on Dec 20, '06 Nyang mana Maaaaaaaaaaah??? *si anak bersiap 'merayu' si bapak* wink wink juga :-D  ah jadi maluuuuuuu *gaya abegong* pokoknya temuin di Inggris, nanti ta' jemput disana |
 | Teman sejati adalah teman yang bisa membawa kita "selamat" sampai diakhirat kelak.. *duh.., terlalu serius ya replyan Bunda* :) |
 | long time no see my dear friend.. gimana bulan madunya? |
 | pujay wrote on Dec 20, '06 di Inggris dimana nih tepatnya? khan banyak pengkolan tuh??? ;P  istana lah dimana lagi :)) |
 | comment lagi: ini layoutnya jadul banget... keliatan nggak dimaintain setelah dapat istri... |
 | pujay wrote on Dec 20, '06 Nah lo ! ditantangin tuh teh... awas jangan ngeper yakk =)) ;P  pm ima gak pm ima gak pm ima gak *malu malu mau* |
 | wah kalo udah punya istri apalagi masih baru.. mana sempat kita ketemuan??? pasti di rumah gak ada tv.. karena gak mungkin ditonton... |
 | *Anakmu menunggu dengan sabar* :-D |
 | OOT: Iwaaaannnnnnnnnnn kangen euy, apakabar penganten baru? |
 | Bye bye juga Mas, aku mau ke bank :=D |
 | pujay wrote on Dec 20, '06 Bye bye juga Mas, aku mau ke bank :=D  kirimin tiket dong ke mama mu ini :p |
 | to Iwan:
aku lagi sakit Wan, tapi hepi.. soalnya bisa stay at home :) salam kenal utk istrimu yaaaaaaa |
 | Iwan........ kemana aja dirimu???? udah ada istri????he???--> ngga bisa dikangeni lagi duuonk...hihihihi.... aku ketinggalan berita apa gimana neeeh???? kalo iya... selamettttttt menempuh hidup baru ya....... |
 | temans..ohhh..temans..  |
 | wan, hati-hatilah memilih teman... *sumpah, no pun intended!* heqheqheq... setidaknya itulah yang gue rasakan beberapa hari terakhir ini, bagaikan ditampar teman baik gue sendiri -- sahabat gue sendiri. makanya waktu baca titel jurnalmu yang nongol di notifikasi empi gue, rasanya mak degh! gue langsung inget lagi. kasus itu sedang dalam penyelesaian sekarang, dia sudah meminta maaf secara pribadi, tapi rasanya perlu waktu cukup lama bagi gue untuk bisa melupakan kesalahannya. kalo mau baca kasusnya, silakan cek di 'lembar hitam persahabatan' ---> http://nefransjah.multiply.com/journal/item/17 hanya sebagai bahan masukan saja. bukan untuk tujuan menjelek-jelekkan teman gue itu di depanmu. semoga iwan atau teman-teman yang lain bisa mengambil hikmahnya dan lebih menghargai nilai pertemanan... teman sungguh sangat berharga, tapi teman kan juga manusia....! :)) salam...! |
 | Ooh.. Mas Iwan tuh emang lama gak ngempi ya, pantes gak ada postingannya ;D
bek tu topik : inget sama pepatah "Ashodiqu man Shoddaqoka wa laa shoddaqoka" ---> Teman itu adalah yang membenarkan mu bukan membenar-benarkan mu |
 | hi temans.... luv u guys.... |
 | mbong wrote on Dec 20, '06 namanya teman ... kalo nikah .. paling engga kasih info lah .... kalo ga ada info ... ya bukan teman namanya |
 | teman... fiuhhhh... been in the worst situations many times with many kind of friends... but that's the way life is... :) there's always still much good friends than bad... |
 | cekar wrote on Dec 20, '06 Teman.........manusia..... jadi lah diri sendiri .....dimana pun
cuek is the best
hiiiiiiii |
 | whoa ...akhirnya Iwan nongol lagi :) selamat datang kembali teman ...:) |
 | Pernah dengar istilah Platonic Relationship?.....Nah kurang lebih apa yg Iwan tulis itu diwakili oleh istilah tersebut...persahabatan dg cara seperti ini, ideal dr segi kualitas, tp biasanya irit dr segi kuantitas, jumlahnya sedikit, mencari sahabat yg benar2 bisa sejiwa, dalam suka, duka, bahagia, menderita, dan selalu mengerti, memaafkan, tidak menuntut...dan membangunkan dr jiwa yg terpuruk...susah2 gampang...akan kita temukan dalam situasi kebeteluan, atau berdasarkan seleksi alam...wallahua'alam |
 | wah, penganten baru nongol juga akhirnya :) kayaknya aku udah nggak mungkin lagi nginep di tempatmu dan ngobrol sampe pagi, ya Wan? :-P |
 | ternyata..penganten baru ya mas.... |
 | Selama ini, kumencari2, teman yg sejati...* Lho, koq malah nyanyi ya :) |
 | teman ? disini teman sejati ada niy selalu setia tiap hari ....abis ga ada lg temen selain temen sekamar hihi
mas Iwan kaga pnah nongol kemane aje hehe jagoan MP kok ngilang heheh |
 | Kata Kekasih: "Siapa dirimu bisa kau lihat dari siapa temanmu" :-) PS: kita teman kan Wan? |
 | aloowww mas iwann...salamm aja deeee... |
 | akmal wrote on Dec 20, '06 berteman dgn seseorang implikasinya adalah memusuhi mereka yang mengganggunya... :)
tul gak, bos? |
 | kalo gak salah biar iman naek tingkat, biasanya Allah kasih ujian.. seperti halnya berteman.. kita bisa kok berteman dengan siapa ajah, siapapun..:) tapi biasanya seiring waktu (masalah), akan ada yang gugur, gak match, tapi juga bakalan ada yg bakalan nyambung terus.. ;;)
maka bersyukurlah kepada Allah dan siapapun teman kita tersebut, yang telah membuat cara pandang kita berubah menjadi lebih baik daripada sebelumnya.. |
 | wan, hati-hatilah memilih teman... *sumpah, no pun intended!* heqheqheq...
setidaknya itulah yang gue rasakan beberapa hari terakhir ini, bagaikan ditampar teman baik gue sendiri -- sahabat gue sendiri. makanya waktu baca titel jurnalmu yang nongol di notifikasi empi gue, rasanya mak degh! gue langsung inget lagi. kasus itu sedang dalam penyelesaian sekarang, dia sudah meminta maaf secara pribadi, tapi rasanya perlu waktu cukup lama bagi gue untuk bisa melupakan kesalahannya. kalo mau baca kasusnya, silakan cek di 'lembar hitam persahabatan' ---> http://nefransjah.multiply.com/journal/item/17 hanya sebagai bahan masukan saja. bukan untuk tujuan menjelek-jelekkan teman gue itu di depanmu. semoga iwan atau teman-teman yang lain bisa mengambil hikmahnya dan lebih menghargai nilai pertemanan... teman sungguh sangat berharga, tapi teman kan juga manusia....! :)) salam...!  Allow boss Nef, Wah barusan baca jurnal curhatnya, hmm ternyata rumit juga ya.... udah dicoba dikomunikasikan langsung hanya berdua dgn yg bersangkutan blom boss, sebelum di-publish ke publik? siapa tau dia tidak bermaksud 'membajak' hasil karyamu untuk kepentingan pribadi... tapi memang 'etika'nya sih seyogyanya minta ijin sama sang pembuat karya originalnya dulu... tapi entahlah, smoga akan ada jalan keluar yg terbaik untuk kalian...
eniwei, Thanx sharingnya boss :) |
 | akmal wrote on Dec 20, '06 Ooh.. Mas Iwan tuh emang lama gak ngempi ya, pantes gak ada postingannya ;D
bek tu topik : inget sama pepatah "Ashodiqu man Shoddaqoka wa laa shoddaqoka" ---> Teman itu adalah yang membenarkan mu bukan membenar-benarkan mu  mungkin kalo mo diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia lebih tepat kalau begini mas :
"Teman itu adalah yang membetulkanmu, bukan membenar-benarkanmu."
membetulkan dan membenarkan itu beda, setahu saya sih.... :) |
 | Pernah dengar istilah Platonic Relationship?.....Nah kurang lebih apa yg Iwan tulis itu diwakili oleh istilah tersebut...persahabatan dg cara seperti ini, ideal dr segi kualitas, tp biasanya irit dr segi kuantitas, jumlahnya sedikit, mencari sahabat yg benar2 bisa sejiwa, dalam suka, duka, bahagia, menderita, dan selalu mengerti, memaafkan, tidak menuntut...dan membangunkan dr jiwa yg terpuruk...susah2 gampang...akan kita temukan dalam situasi kebeteluan, atau berdasarkan seleksi alam...wallahua'alam  Teh Nunk :) Sahabat yg dengan cara terbaiknya selalu menjaga hidup kita untuk selalu tetap di jalan yang 'lurus' :) jalan yg lurus dalam kebenaran dan kesabaran :) |
 | Reunian yah mas...enaknya... |
 | sya2 wrote on Dec 21, '06 teman adl seseorang yg siap menemani kita dalam keadaan suka maupun duka :) |
|
|